Sebab Kode Adalah Puisi
03:00 PM Essay
OLEH EKA KURNIAWAN
Read the rest of this entry »
Sekiranya Borges masih hidup, barangkali ia akan menjadi penulis paling getol on-line. Bagaimana tidak, banyak orang yang percaya, sebelum internet ditemukan, Borges telah “memimpikan” dunia internet dalam cerita-cerita pendeknya. Ingat perihal ensiklopedia yang disusun secara diam-diam oleh sekelompok orang sehingga menghasilkan dunia yang baru? Bukankah hal ini sekarang menjadi mungkin dengan perangkat lunak wiki sebagaimana dipergunakan di wikipedia.org? Atau perihal teks yang bisa merujuk ke teks lain tanpa batas? Sejak ditemukan internet, kita sudah mengenal “link”.
Tags: Adi Wicaksono, Agus Noor, Binhad Nurrohmat, Borges, Code is poetry, Creative Common, Djenar Maesa Ayu, Eka Kurniawan, ELIT, Google Book, Hasan Aspahani, Karl May, Linda Christanty, Movable Type, Nuruddin Asyhadie, Ook Nugroho, Ratih Kumala, Totot Indrarto, Wayan Sunarta, WordPress


