Pentalogisajak “Love talks to Love”
03:13 AM News

Dengan restu kasih-sayang Tuhan tubuh/jiwa saya, setelah perantaian malam ke malam jahanam, akhirnya pentalogisajak “Love talks to Love” ini rampung saya kerjakan. Mengapa digagas dalam e-book komersial, dan hanya akan dipasarkan lewat dunia maya?
Pentalogi ini merupakan jawaban atas suara-suara yang mulai dari sekedar bisik-bisik tak tentu arah angin,
cibiran, sampai teriakan terang-terangan yang sempat, dan yang terus menggaungkan keterpinggiran sastra cyber sebagai sastra yang terbuang (red. tong sampah).
Saya tidak terlalu memahami lekuk tubuh sejarah sastra cyber Indonesia dan dunia. Tetapi di padang ilalang inilah saya lahir, hidup, dibesarkan nafas dan berkarya.
Read the rest of this entry »


